Spread the love

MakassarNews.id-Mamuju
Demi percepatan pendistribusian bahan logistik di Sulawesi Barart (Sulbar), TNI AL membagi bantuan logistik kepada masyarakat korban bencana alam gempa di wilayah Sulbar melalui jalur tiga dimensi, Rabu (20/01/2021).

Bantuan yang dibawa oleh kapal perang TNI AL ini dengan cepat akan di distribusikan menggunakan jalur tiga dimensi yaitu laut, darat dan udara dengan mendatangi daerah yang padat penduduk dan daerah yang sama sekali belum tersentuh sumbangan bantuan dengan medan yang saat ini masih sulit dijangkau dengan jalan darat yang terputus akibat longsor.

Dansatgas Penanggulangan Bencana Alam TNI AL Sulbar Kolonel Marinir Y. Rudy Sulistyanto, S.E., menyampaikan bahwa pendistribusian bantuan logistik bantuan bagi para masyarakat korban bencana alam gempa di Sulbar harus dipercepat.

“Sesuai dengan perintah dari Pemimpin tertinggi TNI AL yaitu Bapak Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bahwa untuk seluruh unsur jajaran TNI AL yang terlibat agar mengoptimalkan pendistribusian bantuan logistik di seluruh wilayah di Sulbar. Satgas bencana alam TNI AL Sulbar sebelumnya telah menyalurkan Bantuan Ke pulau dan beberapa posko pengungsian di kabupaten Mamuju dan hari ini menyalurkan bantuan dengan menggunakan helikopter”, katanya.

“Dua helikopter yang berada di KRI dr. Soeharso-990 yang juga termasuk dalam Satgas Penanggulangan Bencana Gempa Sulbar sudah difungsikan untuk membawa bantuan ke daerah yang sulit dijangkau dengan jalur darat yaitu di desa Taukang Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Kalau ada warga yang membutuhkan penanganan medis, maka akan dievakuasi juga menggunakan Helikopter TNI AL tersebut”, tuturnya.

“Oleh karena itu untuk mempercepat bantuan agar sampai kepada masyarakat yang tinggal di sini adalah dengan cara lewat jalur udara dan hal ini dilaksanakan agar masyarakat cepat tertolong dengan adanya bantuan yang datang ini,” ujar Kolonel Marinir Rudy.

“Kami senantiasa untuk berusaha mempercepat pendistribusian lewat jalur manapun juga karena masyarakat yang menjadi korban bencana alam gempa ini telah mengalami krisis akan makanan dan minuman sejak beberapa hari yang lalu pasca bencana ditambah dengan kondisi perekonomian di Sulbar yang belum berjalan dengan baik,” tambahnya.

Ikut serta dalam pendistribusian Danyonmarhanlan VI Letkol Marinir Gigih Catur Pramono, S.H., M.Tr Opsla., Danlanal Mamuju Letkol Marinir La Ode Jimmy H. R., M.Tr.Hanla., M.M dan Sekda Provinsi Sulbar.

Tato Sulo