Spread the love

MakassarNews.id-Makassar
Bertempat di samping lambung kiri KRI Banda Aceh-593  yang sandar  Dermaga Pelabuhan Terminal Peti Kemas (TPM) Hatta dilaksanakan Upacara Pemberangkatan Satgas Satgas Yonif Raider 700/WYC Kodam XIV Hasanuddin  dalam rangka tugas operasi Pamtas (mobile) di wilayah Papua Tahun Anggaran 2020 , Selasa (27/10/2020).

Upacara pelepasan yang dihadiri oleh Wakil Komandan (Wadan) Lantamal VI Makassar Kolonel Marinir Y. Rudi Sulistyanto, S.E., mewakili Danlantamal VI Makassar  Laksamana Perama TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Andi Sumangerukka, S.E.

Dalam Sambutan Pangdam XIV Hasanuddin mengatakan berangkat tugas ke daerah operasi adalah suatu kehormatan. Berbesar hatilah kalian, karena tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan seperti ini.

Jangan sia-siakan kesempatan ini, satukan tekad untuk berhasil dalam melaksanakan tugas, niatkan pengabdian yang tulus untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia, ucap Pangdam

Lebih lanjut Pangdam XIV Hasanuddin mengingatkan kepada seluruh prajurit yang akan berangkat ke Papua tersebut untuk mengawali  setiap kegiatan dengan do’a, karena setiap keberhasilan dan kesuksesan yang terjadi, semua atas kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa.

Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta hormati adat istiadat masyarakat setempat, pesan Pangdam kepada prajurit yang akan berangkat tugas di Papua.

Sementara itu menurut Wadan Lantamal VI Kolonel Marinir Y. Rudi Sulistyanto, S.E , pasukan  Kodam XIV Hasanuddin  yang akan melaksanakan  tugas operasi Pamtas (mobile) di wilayah Papua ini diberangkatkan dengan KRI  Banda Aceh -593 yang sekarang ini sedang sandar di dermaga pelabuhan TPM Hatta Makassar.

Hadir dalam upacara pelepasan ini, Kasdam XIV Hasanuddin, Ir Kodam XIV Hasanuddin, Para Asisten Kasdam XIV Hasanuddin, Danrindam XIV Hasanuddin, LO Kodam XIV Hasanuddin, Komandan KRI Banda Aceh – 593 dan Kapolres Pelabuhan Makassar serta sejumlah undangan.

Editor : Tato Sulo