Spread the love

MakassarNews.id-Pinrang
Proses belajar tatap muka di semua sekolah di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dihentikan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang Darmin mengatakan dihentikannya proses belajar tatap muka ini berlaku untuk semua tingkatan dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga tingkat SMA/SMK.

“Terhitung hari ini, berlaku untuk semua sekolah di Kabupaten Pinrang,” kata Darmin, Kamis (17/9/2020).

Diketahui, proses belajar tatap muka di Pinrang mulai diujicobakan sejak 19 Agustus 2020. Dia mengatakan penghentian proses belajar-mengajar tatap muka ini untuk mengantisipasi adanya penyebaran COVID-19 di sekolah-sekolah.https://tpc.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

“Untuk proses belajar-mengajar selanjutnya dilakukan secara daring seperti sebelum sekolah melakukan belajar tatap muka dan akan dibuka kembali setelah pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang menerima instruksi dari pemerintah daerah dan tim Gugus COVID-19,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala SD Negeri 161 Unggulan Kabupaten Pinrang, Salmiati, mengatakan siswa yang telanjur tiba di sekolah terpaksa diminta kembali ke rumahnya.

“Kita hubungi orang tua siswa agar menjemput anaknya karena proses belajar-mengajar tatap muka untuk sementara dihentikan,” jelas Salmiati.

Proses belajar-mengajar, kata dia, dilanjutkan melalui online agar pendidikan murid SD Negeri 161 Unggulan tetap berkesinambungan.

“Kita kembali melakukan pembelajaran daring,” tutupnya.

Sebelumnya, ada seorang pelajar di SMP Negeri 1 Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang terkonfirmasi positif COVID-19. Akibat kondisi ini, proses belajar tatap muka di sekolah itu dihentikan sementara waktu.

“Karena ada yang terpapar COVID-19, proses belajar-mengajar tatap muka di kelas untuk sementara diganti dengan daring untuk 14 hari ke depan,” terang Kepala SMPN 1 Pinrang, Muhammad Saleh, Selasa (15/9). *)MNews