Spread the love

Makassarnews.id-Maros.
Panitia Masjid  Brigif Para Raider 3 Kostrad  yang tergabung dalam panitia peringatan Hari Besar Islam 10 Dzulhijjah 1441 Hijirah tahun 2020 melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian hewan Qurban dengan konsep “Go Green”  yang ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut  dihadiri langsung Komandan Brigif Para Raider 3/TBS Letnan Kolonel  Inf  Fadli Mulyono dan Para Komandan satuan jajaran, dan secara simbolis menyerahkan hewan Qurban ke Panitia Hari Besar Islam, bertempat di Pelataran Masjid jami’ Al Falah Kariango Maros Sulawesi Selatan Jumat (31/07).

Disampaikan oleh ketua panitia peringatan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1441 Hijriah tahun 2020 bahwa pada tahun ini Brigif Para Raider 3 Kostrad menyembelih hewan Qurban 6 ekor Sapi dan 8 ekor Kambing sumbangan dari Komandan dan Presonel jajaran Brigif Para Raider 3 Kostrad,  nantinya daging-daging tersebut akan dibagikan kepada  warga masyarakat disekitar Asrama Kostrad Kariango yang kurang mampu.

Konsep Go Green adalah konsep mencintai lingkungan hidup dengan cara menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan mengubah gaya hidup dengan mengurangi kegiatan dan mengurangi produk-produk yang memicu peningkatan pemanasan global. Gerakan Go Green untuk lingkungan hidup ini memang sudah berjalan selama lebih dari 5 tahun terakhir, namun target yang diinginkan belum tercapai.

Untuk itu Brigif  Para Raider 3 Kostrad menggunakan konsep Go Green pada kegiatan penyaluran Hewan Kurban dengan salah satunya menggunakan “Telo bag” sebagai sarana sederhana yang ramah lingkungan sehingga dampak penggunaan Tas Plastik secara berlebihan dapat kita minimalisir.

Lebih lanjut Letkol Inf Fadli Mulyono mengatakan, “Kantong singkong atau bioplastik Telobag ini hadir sebagai solusi terbaik kantong nabati yang mempunyai siklus daur ulang yang nantinya bisa diperbarui secara alami dan juga terus menerus. Mulai dari bahan baku alaminya yang memang berasal dari tumbuh – tumbuhan, proses pembuatan yang ramah lingkungan, digunakan oleh masyarakat, dan juga di akhir daur siklusnya bioplastik Telobag tersebut akan menyatu sempurna dengan alam.” Terang Beliau.

“Jika semua masyarakat ini berkeinginan dan berkesadaran tinggi menjaga bumi tetap lestari, maka lakukanlah hal-hal sederhana ramah lingkungan tadi, dan berikanlah warisan kesehatan kepada generasi muda kita, karena  lingkungan yang sehat menjadikan bumi ini semakin layak untuk di wariskan dan di ambil sumber dayanya untuk dimanfaatkan bagi anak cucu keturunan kita kelak” Tutur Danbrigif.

Tofan.