Spread the love

MAKASSARNEWS.ID,Surakarta – Selasa (07/07/2020) Pukul 11.00 Wib bertempat di Pendopo Kelurahan Laweyan Jl. dr Rajiman No. 521 Kel. Laweyan Kec. Laweyan Kota Surakarta, Babinsa Kel. Laweyan Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Serka Giminanto melaksanakan Sosialisasi Perwali No. 10/6/2020 tentang Peraturan Pemerintah Wali Kota Solo menghadapi New Normal diwilayah Surakarta.

Berbagai hal sudah dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan Kaur Pemerintahan Kel. Laweyan untuk mencegah penyebaran virus (Covid-19) terutama di Wilayah Kelurahan Laweyan. Mulai dari Sosialisasi tentang (perwali no 10/6/2020 ) tentang pencegahan virus dan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas mengumpulkan banyak orang, disiplin memakai masker setiap keluar rumah dan selalu menjaga jarak fisik (phisycal distancing) hal ini disampaikan oleh Babinsa yg merupakan ujung tombak TNI AD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya di tengah situasi merebaknya Covid-19 ini,” ungkap Serka Giminanto saat melaksanakan Sosialisasi bersama Babinsa, Bhabinkabtibmas dan Kelurahan.

Selesai melaksanakan sosialisasi langsung aksi nyata sosialisasi ke keseluruh warga masarakat sambil menghimbau disertai membagikan masker.

Serka Giminanto menegaskan kegiatan ini merupakan tanggung jawab moral untuk melayani warga binaannya tersebut terlebih di situasi pandemi Covid-19 penyebaran Covid-19 di Kota Surakarta Raya, ini menjadi tugas kita bersama untuk mengedukasi warga untuk menaati himbauan pemerintah Baik himbauan pemerintah pusat maupun walikota upaya kita untuk memutus mata rantai penyebarannya.

“Kita selalu berkoordinasi dengan Kepolisian, Pemetintah Kelurahan, Ketua RT/RW memantau setiap kegiatan warga seperti menghimbau warga yang melaksanakan kegiatan/acara yang mengumpulkan orang banyak harus dibatasi demi mencegah penyebaran Virus Covid-19, Kaur Pemerintahan Kelurahan Laweyan Bp. Riyanto, SE mengaharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat bergotong royong mencegah Virus Corona agar secepatnya berlalu.”terang Giminanto.

“Upaya apapun yang dilakukan pemerintah untuk menekan angka penyebaran virus ini akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” pungkasnya. (Arda 72)