Spread the love

MakassarNews.id-Makassar.
Prajurit Divif 3 Kostrad yang berjumlah 181  Personel yang baru menyelesaikan pendidikan standarisasi Kostrad Gel IX TA 2020 di sanggabuana tiba di pelabuhan Soekarno-hatta dengan menggunakan KRI Banda Aceh593.
Makassar, Sulawesi Selatan. Minggu (30/05/2020) kemarin.

Penjemputan personel oleh pelatih, Tim medis serta organik Divif 3 Kostrad dengan mengutamakan Protokol kesehatan Untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada tubuh Prajurit Satjar Divif 3 Kostrad yang baru  melaksanakan pendidikan Standarisasi Kostrad Gel IX TA 2020 di sanggabuana.

Penyemprotan Desinfektan di seluruh tubuh dan perlengkapan yang mereka bawa, bertujuan untuk memastikan sekali lagi bahwa virus yang melekat pada pakaian dan barang bawaan bisa disterilisasi.

Sebelum dicek kesehatan oleh tim kesehatan Divif 3 Kostrad, para Prajurit melaksanakan pendataan apabila ada keluhan penyakit oleh tim medis pelabuhan.  setelah selesai pendataan oleh tim medis pelabuhan,
Prajurit Divif 3 Kostrad diserahkan kembali kepada Tim Kesehatan Divif 3 Kostrad untuk dicek suhu tubuh. Tim medis Divif 3 Kostrad memastikan kembali keadaan para anggota yang baru tiba dengan menanyakan seputar riwayat perjalanan dan Keluhan kesehatan serta  penyemprotan kembali Desinfektan sebelum naik kedalam kendaraan menuju Madivif 3 Kostrad.

Kasibinkar Divif 3 Kostrad Mayor Inf Subandi S.E. menyampaikan “Kegiatan penjemputan Tamtama Remaja Baru yang baru saja melaksanakan pendidikan Standarisasi Kostrad Gel IX TA 2020 yaitu disesuaikan dengan protokol kesehatan mulai dari pengukuran suhu tubuh, penyemprotan Desinfektan baik ke personel maupun barang-barang yang mereka bawa dilakukan semata-mata untuk  memutus mata rantai penyebaran Covid-19 “ungkapnya”.

Juga “Demi menjaga keamanan dan kenyamanan putra-putri serta keluarga dilingkungan Asmil Divif 3 Kostrad”. kedepanya Prajurit yang baru saja selesai melaksanakan pendidikan standarisasi Kostrad akan dilaksanakan karantina selama 14 hari, Kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 “tambahnya”. (*).

Tofan.