Spread the love

MakassarNews.id-Maluku.
kepala desa Basada, kec. Aru Tengah timur, kab. Kepulauan Aru, provinsi Maluku, Fata Mansabi, diduga melakukan tidak korupsi terhadap dana bantuan langsung tunai (BLT), akibat dugaan tersebut, masyarakat lakukan aksi demonstrasi saat pembagian dana bantuan yang dimaksud.
Senin (25/5/20).

Pasalnya, sesuai informasi yang didapat, melalui laporan salah satu masyarakat, Mohamad Mangar, yang mengatakan bahwa, warga desa Basada demo akibat dari mekanisme pembagian BLT oleh kepala desa tak sesuai juknis yang dianjurkan.

“Demo masyarakat saat pembagian BLT ini, dikarenakan kepala desa Basada melakukan pembagian BLT bansos 600 pertiga bulan dengan ketentuan pemotongan 1 bulan, alasannya mengingat saat pembagian sembako yang sudah sudah, (menirukan). Dari situlah masyarakat tidak terima oleh karena penjelasan kepala desa awal tidak yang seperti itu”, ungkap. Mangar

Atas tindakan terkait pembagian dan penjelasan kepala desa tersebut, Mangar  berharap.
Kepala desa setidaknya harus ada keterbukaan biar masyarakat merasa puas dengan pembagian serta mekanisme siluman ini”, ungkap Mangar menutup.

Penulis : Widodo. M
EditorĀ  : Soni Vayzal.