Spread the love

MAKASSARNEWS.ID
Makassar,  Baksos Kesehatan “Garuda Di Lautku”  (GDL) gandeng Bank Indonesia  (BI) melaksanakan program untuk menjaga kedaulatan mata uang Rupiah sebagai alat transaksi bagi masyarakat pesisir pulau.

Dengan dasar tersebut itulah, Tim Baksos Kesehatan GDL bersama Bank Indonesia Cabang Sulawesi Selatan melaksanakan penukaran uang bertempat di Kantor Lurah Pulau Kodingareng Lompo Kota Makassar, Minggu (01/03/2020).

Program yang dilaksanakan oleh BI ini akan melayani penukaran uang lusuh, rusak atau sobek dan lama yang dimiliki masyarakat di pulau tersebut. Di samping itu juga, petugas BI akan memberikan edukasi tentang ciri khas keaslian mata uang rupiah dan cara perawatannya.

Komandan Pangkalan TNI AL VI (Danlantamal) VI Makassar Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas yang juga Ketua panitia event “Garuda Di Lautku” menjelaskan salah satu tujuan event Garuda Di Lautku adalah untuk mensejahterakan masyarakat pesisir pulau selain itu juga membantu program pemerintah, untuk menjaga tegaknya kedaulatan rupiah di wilayah kepulauan khususnya pulau Kodingareng Lompo.

“Kedaulatan di wilayah pesisir pulau perlu mendapatkan perhatian, dan melalui program penukaran uang dari BI ini kita ingin memastikan mata uang rupiah terus digunakan oleh masyarakat setempat,” sebutnya.

Sementara itu, Staf Kas Perwakilan KPW BI Cabang Sulsel Munarfah Gazali menyampaikan program penukaran uang BI yang dilakukan ini bertujuan untuk mengedarkan, mengumpulkan dan penukaran uang agar kualitas uang Rupiah di pesisir pulau itu tetap baik dan terjaga karena negara melindungi dari pemalsuan uang dan meningkatkan penggunaan Rupiah di wilayah pesisir pulau khususnya di sekitar perairan Provinsi Sulsel.

“Rupiah wajib digunakan sebagai alat transaksi pembayaran resmi diseluruh NKRI sesuai amanat Undang-Undang No. 7 Tahun 2011. Rupiah adalah salah satu simbol kedaulatan NKRI. Oleh karena itu BI Cabang Sulsel melakukan kegiatan penukaran uang ini”, imbuhnya.

Adapun nilai mata uang yang ditukarkan oleh BI kepada masyarakat mulai dari nominal 5000 Rupaih s.d. 100.000 Rupiah. ” Total 340.000 Juta Rupiah yang kami sediakan untuk ditukarkan kepada masyarakat Pulau Kodingareng Lompo ini”, tambahnya.

Editor : Tato Sulo