Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Pakatto.
Pendidikan Pembentukan Bintara Khusus (Diktukbasus) Bintara Pembina Desa (Babinsa) TA 2019 secara resmi ditutup oleh Danrindam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Leo Agung Sembodo di Lapangan Sapta Marga Rindam Pakatto, Jl.Poros Malino Kabupaten Gowa. Rabu, (25/09/2019).

Terhitung, sebanyak 162 Prajurit Siswa resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah dilantik dan dinyatakan lulus dari Pendidikan Diktukbasus Babinsa TA 2019.

Pada kegiatan ini, turut hadir Asintel Kolonel Inf Andi Asmara Dewa, Aspers Kolonel Inf Rudi Andriono, Kakudam Kolonel Cku Dinurwan, Wadanrindam Kolonel Inf Dwi Hermawan, Wakakumdam Letkol Chk Junaidi, para Kabag dan Dansatdik Rindam XIV/Hasanuddin serta sejumlah undangan lainnya.

Melalui Danrindam yang membacakan amanat Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, S.IP., M.Si, menyampaikan “hari ini secara resmi saudara sudah memperoleh status Bintara, yang sebelumnya Tamtama. Peralihan status ini merupakan peningkatan karir yang patut disyukuri dan hendaknya diikuti dengan kematangan cara berfikir dan bertindak disertai kesungguhan dedikasi serta loyalitas yang tinggi dalam mengemban tugas dan tanggung jawab di satuan kalian bertugas nantinya”,tuturnya.

Lanjut, Pangdam juga menjelaskan bahwa Babinsa adalah ujung tombak dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial di wilayahnya masing-masing, dimana apabila Babinsa hebat maka TNI akan hebat kemudian apabila TNI hebat, berarti indonesia pun akan hebat, sembari berharap agar para Babinsa dapat lebih kreatif dan selalu berinovasi dalam menjalankan tugas sebagai aparat kewilayahan.

“Terapkan 8 wajib TNI butir terakhir yaitu menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya” jelasnya

“Saudara sebagai Babinsa dituntut mampu berkontribusi positif menciptakan suasana aman dan kondusif bagi masyarakat binaan dengan menjalin komunikasi dengan berbagai kemponen masyarakat guna mewujudkan tetap utuhnya NKRI”, tegasnya.

Sekaitan dengan itu, sebagai perwakilan Siswa terbaik dari 162 orang adalah Serda Masyhudin dari Yonif PR 432/Wsj Divif 3 Kostrad, mendapat pengalungan medali dan menerima ijasah secara simbolis.(*).

Editor : Soni Vayzal