Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Makassar.
Bertempat di jalan Metro Tanjung Bunga, Ruko Sumba Opu. Blok A, No 2, Makassar, Cafe dan resto GH Corner (Generasi Harapan Corner) dengan motto, Ingat Makan, Ingat Tuhan, ini menempati ruko berlantai tiga dengan kapasitas hingga 70 orang, lantai dasar difungsikan sebagai Cafe Dan Resto, lantai dua dijadikan ruang meeting, arisan, dan lain sebagainya, sementara lantai tiga tempat ibadah bagi kaum muslim.

Rumah makan ini menawarkan menu makanan dan minuman berbagai jenis khas timur tengah ini, yang membuatnya berbeda dengan restoran pada umumnya, dan dengan harga relatif terjangkau.

Selain makanan, tekstur dekorasi ruangan Resto ini sangat memanjakan mata dengan tampilan lebih modern dan berkesan elegant, membuat para pelanggan merasa nyaman, terlebih lagi dengan pelayanan yang penuh keramahan, yang jarang mereka temui di tempat tempat lain.

Saat ditemui manager cafe dan resto ini, Uwes Alqorni, yang didampingi perwakilan yayasan, sekaligus penanggung jawab panti asuhan Rumah Amal Nur Muhammad, Muh Faiq, menjelaskan bahwa
ini dibangun sebagai bentuk pendidikan untuk generasi muda yang dibina Yayasan Baji Ateka. Kamis (19/9/2019).

“Jadi kami anak binaan yang mengelolah tempat ini, dimana keuntungan nantinya disosialkan untuk panti asuhan, kami punya program yang diberi nama jum’at berkah, jadi tiap hari jum’at itu kami bagikan makanan kepada anak yatim, kaum duafa, dan lain sebagainya yg di dukung oleh para donatur donatur”, ungkapnya.

Lanjut, “Adapun terkait penataan ruang, mulai dari penempatan, pewarnaan, dan sebagainya, itu hasil karya seni dari guru pembimbing kami, sekaligus guru pembimbing provinsi Sulawesi dan Papua, kami hanya membantu dalam pengerjaannya saja”, tambahnya.

Dengan semboyan “Sebaik baik manusia, adalah manusia yang dpt memberikan manfaat bagi manusia lain, ini diterpkan untuk dijadikan motivasi dalam keseharian, telebih dalam hal kesucian dan kehalalan makanan dan minuman yang hendak diolah untuk disajikan.

Sekaitan dengan itu, uniknya lagi, seluruh anak binaan yang terdiri dari pria dan wanita ini, sangat tidak dianjutkan untuk menggunakan handphone android, atau sejenisnya. Usai melaksanakan aktifitas, selanjutnya kegiatan diisi dengan pengajian, diskusi agama, atau kegiatan keagamaan yang lebih bermanfaat.

“In-Syaa Allah, kami akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat pada umumnya, sebab, itulah yang kami dapatkan dari pembelajaran untuk diaplikasikan langsung, semoga keberadaan kami di sini mendapat apresiasi penuh dari semua kalangan”, pungkasnya.

Penulis : Tofan
Editor : Soni Vayzal