Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Makassar.
Sebagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang berkonsep Industri Lapas Kelas I Makassar memiliki beragam kegiatan industri yang merupakan penunjang kegiatan pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Tidak hanya sebagai tempat membina WBP secara konvensional tetapi menjadi salahsatu sarana mendorong pendorong dihasilkannya produk-produk berkualitas.

Pagi ini, Kepala Pemasyarakatan Militer (MASMIL) Makassar, R. Manurung lakukan kunjungan kerja di Lapas Kelas I Makassar. Bersama rombongannya ia diterima oleh Plh. Kepala Lapas Kelas I Makassar, Mansur yang didampingi oleh Kepala Bidang Kegiatan Kerja, La Ludi dan Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Darmansyah diruang kerja Kepala Lapas Kelas I Makassar. Kamis (29/9/19).

R. Manurung mengukapkan bahwa tujuan dari kunjungan ini untuk melihat langsung pusat pembinaan WBP yang berkonsep Lapas Industri, “kemarin sewaktu pemberian remisi sempat saya lihat-lihat beragam hasil pembinaan napi dari mubeler hingga sayur juga ada. saya rasa perlu untuk ada studi tiru dilapas ini untuk MASMIL” ujarnya.

Selanjutnya, R. Manurung bersama rombongan melihat secara langsung proses pembuatan roti di D’Laps Bakery, ia juga sempat mencoba roti yang baru saja keluar dari oven, melangkah maju rombongan juga melihat penangkaran ikan lele dan nila, kemudian ke pusat pelatihan mubeler, pencacahan sampah, pembuatan tempe, pembuatan batako, penjahitan dan kerajinan tangan, serta pencucian mobil dan motor di D’Laps Car Wash.

Melihat beragam pembinaan WBP di Lapas Kelas I Makassar, R. Manurung mengatakan bahwa ia ingin mencontoh pembinaan WBP terhadap Prajurit di Masmil “Kami inikan MASMIL Makassar. Kami mungkin akan banyak mencotoh dari kegiatan pembinaan disini. Karena menurut pendapat saya melihat pembinaan disini sudah sangat baik” ucap R. Manurung.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan bahwa dirinya ingin menjalin kerja sama bersama Lapas Makassar untuk melatih para prajurit di MASMIL Makassar “saya minta bantuan pelatihan instruktur dari sini untuk bisa memberikan keterampilan maupun pembelajaran ditempat kami, sehingga apa yang baik disini bisa diterapkan juga ditempat kita (MASMIL)” tutup R. Manurung.(*).

MNews