Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Makassar.
Di luar gedung trans studio Makassar terlihat sederetan kendaraan tempur berbagai jenis milik TNI terparkir.
Bukan cuma itu saja, Beragam jenis senjata mulai dari pistol, meriam, Baju tempur, hingga jenis-jenis amunisi mulai dari terkecil hingga besar, dapat kita lihat secara langsung.
Jumat (16/8/2018).

Usut punya usut, ternyata Divif 3 Kostrad dan Kodam/XIV Hasanuddin menggelar pameran alat utama sistem pertahanan (Alutsista) di Trans Studio Makassar, yang dibuka mulai hari jumat tanggal 16 s.d 25 agustus 2019, mendatang.

Terkait kendaraan tempur yang diparkir, itu dijadikan obyek foto terutama anak-anak dan orang dewasa, anggota Divif 3 Kostrad pun bersiaga di masing-masing kendaraan untuk membantu pengunjung yang ingin berfoto atau bertanya.

Sedangkan di dalam mall TSM sendiri dibuka sejumlah tenda yang memamerkan senjata baik dari jajaran Divif 3 Kostrad dan Kodam XIV/Hasanuddin antara lain dari , Brigif Para Raider 3/3 Kostrad, Yonarmed 6/3 Kostrad, Yonarhanud 16/3 kostrad, Yonif 700 Raider, Kavaleri, Jihandak, Denpal, Denhub, dan lainnya.

Pameran tersebut digelar untuk memperingati HUT RI ke-74, nampak Pengunjung belomba untuk berfoto dengan gaya membawa senjata serta bertanya fungsi dari senjata dan kendara tempur tersebut.

Salah satu stand yang diminati yaitu dari Yonarhanud 16/3 Kostrad yang memamerkan, Radar CM200/Shikra 100076-01, Rudal Strarteak Rapid Ranger /MMS 100080-01, Dan Rudal Startreak Rapid Rover /LML 100081-01.

Oleh seorang pengunjung, Daeng Liwang, saat ditemui menyatakan,
“Ini anak-anak suka, foto-foto buat pengalaman, saya kebetulan lihat dan mampir, saya baru kali pertama lihat senjata tentara dari dekat dan senjatanya canggih serta bagus-bagus ,” ujarnya.

Sementara itu, Kasiter Brigif PR 3/3 Kostrad, Mayor Inf Muhammad Faisal Idris, menyempatkan melihat anggotanya di stand Divif 3 Kostrad, ia bersyukur karena banyak masyarakat yang tertarik, antusias datang melihat pameran ,dan berharap semoga hal semaca Ini dapat menimbulkan semangat juang dan cinta tanah air generasi muda Bangsa Indonesia.

Editor : Soni Vayzal