Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Gowa.
Pembangunan pedestrian di Kabupaten Gowa yang saat ini berlansung kembali menuai sorotan oleh sejumlah penggiat LSM dan pemerhati lingkungan hidup.

Pasalnya menurut salah seorang Ketua LSM menjelaskan bahwa, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat saat ini belum memenuhi janji dari hasil konsultasi publik pada jumat lalu (19/7/2019) yang menegaskan pembagunan tersebut akan dilaksanakan secara transparan.

“Pak Mundoap, selaku kadis belum memenuhi janjinya yakni pemasangan gambar design rencana pembagunan untuk nantinya kita awasi bersama” ujar Edy Lawa Ketua LSM Kontrak Gowa disungguminasa 30/7/2019.

Menurutnya lagi, kedua dinas pun telah menyepakati soal taksasi nilai dari hasil bongkaran paving block dan pohon yang ditebang.

“semua akan ditaksasi dan pohon yang masih remaja akan dipidahkan di kawasan terbuka hijau yakni jalan Tun Razak namun faktanya akan habis ditebang semua” jelasnya lagi.

Di tempat terpisah Arfandi salah satu pengiat lingkungan hidup turut menyesalkan sikap kedua kepala dinas yang terkesan mengabaikan hasil konsultasi publik yang menjadi kesepakatan bersama.

“Konsultasi publik digelar sebagai wujud kepedulian bersama,teman hadir dimintai pendapat, dengan harapan pembangunan ini bersesuain dengan anggaran yang di tetapkan, pohon diadakan dan ditebang itu juga dari uang rakyat, semunya mesti jelas” kata Arfandi.

Olehnya itu, Arfandi berharap Kadis DLH dan PUPR meninjau ulang kembali apa yang telah disepakati terkait pernyataan sebelumnya.

“Yakni konsisten terhadap apa yang diucapkan pada saat konsultasi publik” pungkas Arfandi.

Laporan : Rapiuddin Tantu
Editor : Soni Vayzal