Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Gowa.
Masyarakat desa romangloe kecamatan bontomarannu , merasa terdiskrimansi terkait kepemimpinan kadesnya yang menurutnya timbang pilih atau pilih kasih mengenai pelayanan surat surat yang di perlukan masyarakat.

Tersebut semisal pengurusan surat pengantar, akte kelahiran dan pengurusan kk yang selalu tidak sesuai mekanisme yang telah diterapkan.
Bahkan beberapa sumber dari masyarakat romangloe saat ditemui, namun enggan tuk  disebut namanya mengatakan bahwa ini ada kaitannya dengan pemilihan kades .

Ia juga menjelaskan bahwa siapa dulu yang tidak memilih kades terpilih waktu pemilihan, maka selalu di anak tirikan.
Bukan cuma itu saja, bahkan menurutnya ada warga Romangloe ingin meminta tanda tangan ke kepala desanya untuk pengurusan proposal terkait pengadaan alat perbengkelan, untuk ditembuskan ke dinas perdangan dan perindustrian, (Disperindag) Kab. Gowa, namun tetap saja tidak di layani.

Sekaitan hal itu, muncul sejumlah pertanyaan, Apakah kepala desa romangloe inisial AN layak memimpin desa Romangloe , yang membuat warganya berkolompok kolompok atau berkotak kotak yang membuat masyarakatnya tidak harmonis.

Menanggapi kejadian tersebut, bersama Saber Pungli,  lembaga Pemantik memimta kepada bapak Bupati Gowa untuk sekiranya memperhatikan aspirasi rakyatnya terkhusus peninjauan terhadap kepemimpinan Kepala Desa Romangloe , seraya meminta agar kepala desa Romangloe tidak melakukan lagi pilih kasih terhadap masyarakatnya.

Sesuai informasi yang dihimpun, kerap kali ingin ditemui oleh pihak lembaga, namun kepala Desa tersebut selalu saja tidak berada ditempat, pun dihubungi via telephone cellular, tapi toh tetap tidak digubris.

Penulis : Rapiuddin Tantu
Editor : Soni Vayzal