Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Sinjai.
Tinggal di gubuk tak layak huni, lansia ini belum tersentuh perhatian pemerintah.
Bacce (60) warga desa palae , Kecamatan sinjai selatan, Kabupaten sinjai  hidup dibawah garis kemiskinan seorang diri.

Saat ditemui awak media Bacce dalam kondisi kurang sehat, ia menjelaskan bahwa dirinya hanya tinggal sebatan kara, ia pun mengaku hingga sekarang ini belum mendapat bantuan apapun dari pemerintah.

“Sempat ada petugas dari desa datang ke kediamannya itu untuk meminta KTP dan Kartu Keluarga. Entah untuk apa, tapi nggak ada lagi,” ucap bacce saat berbincang di gubuk.
Ahad (21/7/2019).

Kendati fisiknya mulai renta, untuk sekedar beraktivitas didalam rumah saja ia kerepotan.
Bacce mengaku, dirinya sudah tak bisa lagi mengais rejeki menjadi buruh tani.

“Udah nggak kuat, makan juga kalau ada yang ngasih baru makan,” katanya.

Salah seorang tetangga yang tidak mau namanya di publikasin , mengakui memang bacce tinggal sebatang kara. Untuk sekedar makan, dirinya biasa mengantar makanan kepada bacce.

“Kalau makan kami bisa bantu, tetapi kalau kondisi sakit seperti ini tetangga disini juga kekurangan,” ujarnya.

Dia berharap, pemerintah daerah bisa membantu pengobatan bacce dan menanggung biaya hidup lansia itu. 

Jika mengandalkan pemberian dan perhatian warga, ia mengaku tidak mungkin karena warga di kampung ini juga berada dalam garis kemiskinan.

“Harapannya ya pemerintah daerah atau pak Bupati bisa perhatikan kondisi rumahnya ini dan juga kesehatan lansia ini Bukan warga tidak mau membantu, sebab masalah dana pun kami warga di sini tak bisa,” pungkasnya. (*).

Laporan : Jumriaty. L