Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Maros.
Tujuan diadakan sosialisasi P4GN yakni untuk memberikan pengetahuan kepada Seluruh Prajurit Divif 3 Kostrad tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, sehingga diharapkan para prajurit mendapatkan gambaran dalam upaya mencegah diri dan keluarga dari pengaruh Narkoba.

Selain itu, juga untuk memberikan pemahaman terhadap jenis tanaman maupun obat-obat terlarang dan dampak buruknya, inti dari pelaksanaan sosialisasi P4GN ini adalah mengupayakan pencegahan dan pemberantasan terkait peredaran narkoba yang meresahkan generasi muda karena banyak menimbulkan korban jiwa , dengan melibatkan peran serta segenap elemen masyarakat dan instansi pemerintah di harap bisa menekan serta membratas peredaran narkoba tersebut.

Sekaitan dengan itu, dibutuhkan kerja sama seluruh komponen dan instansi, seperti TNI-Polri, untuk mewujudkan hal tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di GOR Sapta Marga Brigif Para Raidet Kostrad, Kariango, Maros ini, melalui Asisten Intelijen Divisi 3 Kostrad, Kolonel Inf Enjang, S.I.P didampingi Sekretaris BBN Provinsi Sulsel, Ida Putriani, akan memberikan penyuluhan tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Selatan.
Rabu (19/06/2019).

Dalam penyampaiannya, Kolonel Inf Enjang, S.I.P menuturkan bahwa sosialisasi P4GN kepada prajurit merupakan langkah positif dan bermanfaat dalam mewujudkan personel TNI yang kuat dan mampu berfikir sehat. Selain itu, penerapan program P4GN secara maksimal dan tepat terhadap prajurit di kesatuannya juga membantu pemerintah dalam menjamin sistem Pertahanan kuat dan mengantisipasi upaya pelemahan Negara Kesatuan Republik Indonesia maupun terhadap kemungkinan gangguan asing.

Lanjut, untuk membrantas bahaya narkoba, diperlukan kebijakan dan strategi kampanye atau sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Sementara itu, Sekretaris BBN Provinsi Sulsel, Ida Putriani selaku pembicara mengungkapkan bahwa sosialisai P4GN sebagai salah satu upaya merealisaasikan program masyarakat sehat dan bebas narkoba oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 dan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2011.

Editor : Soni Vayzal