Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Gowa.
Potret harapan publik dalam survey yang dilakukan oleh Komunitas Grup Gowa Accarita dengan Institute Pilar Society menjelang pemilu Bupati dan wakil Bupati Gowa tahun 2020, menunjukan mayoritas masyarakat Kabupaten Gowa mengutamakan Pemerintahan yang merakyat ketimbang pemerintah berbasis program pemberdayaan sebagai tren isu pemilu.

Syamsul selaku kordinator survey menyebutkan bahwa , survei yang dilakukannya mengunakan 1600 responden pada periode Mei – Juni 2019.
“Hasilnya, cita-cita dan harapan publik tergambar akan pemerintahan mendatang yakni pemerintahan merakyat dan bebas konflik” ungkapnya di Sungguminasa 10/6/2019, kemrin.

Lanjut, “Mengakomodir segala persolan masyarakat dibandingkan pemerintahan yang program pembadayaan sebagai tren isu, hal ini disetujui publik 78,8% sementara 10,5 % tidak setuju dan 10.7% tidak menjawab”, tambahnya.

Pemerintahan yang merakyat diyakini mampu mengawasi kinerja aparatur bawahan dalam melayani kebutuhan masyarakat ” Perolehan itu menujukkan 77,5% setuju, 12,4 tidak setuju, 10,1 % tidak menjawab, dan dalam perancangan program akan meningkatkan partisipasi dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat dalam membangun daerah” , 69.7% Publik setuju, 12,2% tidak setuju dan 18,1 tdk menjawab

Sementara pemeritahan yang merakyat lainnya, angka 75,5 % juga mengutamakan pemerintahan bersih ” hasil menujukkan 8,4 % tdk mengutamakan isu ini, sekitar 16,1% tidak menjawab dan menjawab tidak tahu”

Sementara itu, pemerintah yang bebas konflik menurutnya dinilai sangat menghambat pembangunan daerah.
“Keinginan publik untuk kedamaian disampikan 71.5 % dan 18,4 menerima sebagai upaya keadilan, semantara 11,1% tidak menjawab” jelasnya lagi.

Survey kuantitatif ini, menunjukkan adanya kedewasaan politik di kalangan masyakarat Gowa dan harapan keterlibatan masyarakat terhadap perencanaan pembangunan sangat besar serta mengakhiri perpecahan.
“survey ini menggunakan metode multistage random sampling di 18 Kecamatan kabupaten Gowa dan margin of error 2,9% . Dengan anggaran swadaya teman-teman komunitas”. Pungkasnya.

Laporan : R Tantu
Editor : Soni Vayzal