Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Malino.
Kontestan Pemilu 2019, terkait tentang keterwakilan 30 persen perempuan dalam daftar caleg  tertuang dalam amanat UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Era tahapan kampanye tengah berlangsung, dan tentu tidak disia-siakan, khususnya oleh para calon anggota legislatif (caleg) perempuan yang berlaga pada Pemilu 2019.

Sejumlah isu tentang perempuan dan anak yang dapat disajikan untuk bisa meraih simpati pemilih perempuan, bahkan juga laki-laki. Semisal soal kesehatan, keluarga, pendidikan, ketenaga kerjaan, usaha kecil dan, menengah, dan lain sebagainya.

Hj. Nurlina, caleg DPR Kabupaten Gowa bertarung di Dapil 3, meliputi Kecamatan Tinggi Moncong, Parigi, dan Kecamatan Tombolo Pao, dengan nomor urut 2, terpanggil mengenai hal tersebut. Dalam moment pemilihan legislatif, Nurlina, selain akan teguh memperjuangkan visi misi Partai Demokrat, juga akan memperhatikan kesejahteraan masyarakat, utamanya dalam dalam masalah kesehatan. Kamis (4/4/2019).

Kader perempuan partai Demokrat yang berpotensial dalam berkarier dan akan memegang amanat rakyat ini, mempunyai prinsip yang teguh dalam setiap perjuangan. Terbukti dalam lingkungan keluarga maupun setiap perjalanan karirnya dalam masyarakat serta dengan sahabat, telah berjuang dan berusaha sebagai perempuan mandiri yang bersahabat.

Sekaitan pentingnya parpol mendorong kader maupun caleg perempuan yang berkualitas. Calon-calon yang dipasang pun haruslah potensial.
“Sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih kepada segenap tim, dan kepada seluruh masyarakat yang dengan gigih, dan tanpa pamrih membantu dan menyemangati saya selama ini, In-syaa Allah, atas motivasi itu, kelak, saya akan mendengar,¬† menampung, dan akan membantu menjembatani segala aspirasi dari mereka, khususnya masyarakat di tiga kecamatan ini”. Ungkapnya.

Nurlina juga berharap, agar segala jerih payah, semangat, kerkraban, dan kebersamaan tidak putus sampai disini, dan kelak, ketika terpilih nanti di parlemen, khususnya DPR Kabupaten Gowa, mampu melahirkan kebijakan-kebijakan yang menyangkut kesehatan.
“Kebersamaan ini, jangan sampai putus sampai hari ini, tanpa kalian, saya tidak mampu berbuat banyak, dan In-syaa Allah, di tiga Kecamatan ini, kami upayakan untuk mengadirkan sedikitnya dua atau lebih tenaga ahli, dalam hal ini Dokter, yang akan menangani masalah kesehatan”. Pungkasnya.

Usai bersosialisasi dengan segenap warga, selanjutnya, ditutup dengan acara foto bersama.

Penulis : Jumriaty. L
Fotografer : Dirga Leo
Editor : Soni Vayzal