Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah digelar di Lapangan Lapangan Sapta Marga Rindam XIV/Hasanuddin, Pakatto, Kab. Gowa, dipimpin langsung oleh Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono.
Senin, (18/2/ 2019).

Dalam kegiatan upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara TNI AD TA. 2018, yang diawali dengan penghormatan kepada Inspektur upacara, oleh komandan upacara, Dan Secaba, Letkol Stevi, yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan pasukan.

Dalam kegiatan tersebut, selain dihadiri oleh Danrindam, para Staf Ahli Pangdam, Asisten Kasdam, Dansat/Kabalak Kodam XIV/Hasanuddin dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Hasanuddin, hadir pula Forkopimda Kabupaten Gowa, para tokoh masyarakat, agama serta keluarga besar mantan siswa Secaba.

Pada sambutannya, Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono, setelah membacakan amanah tertulis dari Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, berharap agar segala pengetahuan dan keterampilan, serta serta prestasi yang diraih selama pendidikan, sekiranya dapat dijadikan motivasi untuk mengikuti pendidikan lanjutan tahap ke-2 dikkecabangan masing-masing, siapkan fisik dan mental dengan penuh disiplin serta dedikasi yang tinggi, agar nantinya menjadi prajurit yang profesional.

Melalui pembacaan pernyataan resmi penutupan pendidikan tersebut, selanjutnya dirangkai degan kegiatan penanggalan tanda siswa, pemasangan tanda pangkat, pengalungan medali, penerimaan ijazah, dan piagam, serta pembacaan sumpah prajut, dan terhitung, diantara 190 Prajurit yang dilantik saat ini, diantaranya ada yang dikategorikankan sebagai siswa terbaik, selama lima bulan masa pendidikan.

Usai upacara pelantikan dan pengambilan sumpah para prajurit terlantik, selanjutnya ditutup dengan berbagai atraksi demonstrasi yang sangat menarik. Rindam Kol Inf Leo Agung Priosoembodo, saat ditemui menjelaskan,
“Yang dilantik saat ini sejumlah 190 prajurit dari berbagai wilayah, selain dari Sulsel sendiri, ada juga dari Sulawesi Barat, dan Tenggara, dan adapun demonstrasi yang diperagakan
dari mantan siswa, seperti bongkar pasang senjata, Yongmoodo, kolone senapan dan taktik teknik tempur beregu, dan lain sebagainya, juga merupakan hasil dari pendidikan yang diperoleh selama ini”, Ujarnya.

Penulis : Soni Vayzal
Foto/Video : Jumriaty. L