Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Kunjungan Bahar Itung bersam Nyonya di rumah duka atas Berpulangnya kehariban ILLAHI Almarhumah Lenteng Dg Rannu, usia 70 tahun di Dusun Renggang Desa Tanabangka disambut oleh Kades Tanabangka, Drs.Agustus Siala, Imam Desa Tanabangka Muhammad Yusuf Siriwa, beserta Suami Almarhumah Syarifuddin Talli. Jumat (15/2/2019).

Kehadirannya tersebut, membuat para jamaah yg sedang mendengar siraman kalbu Pengantar Tauzia, oleh Muhammad Yusuf Dg Siriwa spontan tercengang, merasa sangat haru, dan penuh tanya, perihal hubungan emosional antara Bahar Itung yang biasa di kenal nama singkat Obama ini degan Alhmarhumah.

Oleh Suami Almarhumah Syarifudin Talli, yang paham betul hubungan emosional keduanya, di depan awak Media MakassarNews menjelaskan bahwa antara alm. Lenteng Dg Rannu dan Bahar Itung adalah merupakan saudara sepupu yang tak dapat di pisahkan, dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan unsur politik.

Sekaitan dengan itu, Bahar Itung mengisahkan tentang hubungan emosionalnya dengan alm.Lenteng Dg rannu. Menurutnya alm sepupunya tersebut sangat baik, semasa hidupnya dari masa kecil hingga sudah berumah tangg selalu saling berkomunikasi dan mengunjungi. “Saya selaku putra desa, maka saya harus meluangkan waktuku untuk bersilaturahmi dengan keluarga terlebih di susana ketimpa musibah duka, Selaku keluarga saya mengucapkan banyak terima Kasih kepada seluruh keluarga dan para jamaah yang sudah hadir membagi duka dengan keluaga saya”, ungkapnya sambil meneteskan air mata.

Laporan : MZ. Nurdin Achmad
Editor : Soni Vayzal