Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Gerakan Aktivis Pemuda Kota Makassar (GEMPAR SULSEL) melakukan aksi di depan Kantor PUPR (Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat) Kota Makassar, atas tuntutan terkait dugaan kasus korupsi Dana Alokasi Khusus DAK. Rabu (6/2) 2019)

Dari hasil pantauan, terlihat sejumlah demonstran menutup jalan pintu masuk, guna menyampaikan aspirasi melalui Orasi sambil membagikan selembaran sebagai pernyataan sikap dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Diketahui Kekecewan terhadap pihak Dinas PUPR Kota Makassar dikarenakan tak satupun dari pihaknya yang menemui para pengujuk rasa tersebut.

Sesuai jenderal Lapangan, Sadiq dalam Orasinya menyatakan bahwa semua ini sangat merugikan negara sampai puluhan milyar dan itu telah melanggar UU No 28 thn 1999 dan UU No 31 thn 1999, menurutnya lagi, dari hasil temuan ini memang dugaan tindak pidana korupsi kolusi nepotisme, KKN tercipta di tubuh dinas PUPR Kota Makassar.

Dijelaskannya lagi, hasil dari investigasi kasus dugaan korupsi yang di angkat terkait pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dimana ada beberapa item yang akan di realisasikan yakni 1. DAK Penugasan jalan sebesar Rp. 68M, 2. DAK Regulasi sanitasi sebesar Rp. 2,3M, 3. DAK penugasan sanitasi sebesar Rp. 7,5M dan air bersih sebesar Rp. 4,5M

Sadiq, saat ditemui awak Media menegaskan, “Gerakan yang kami lakukan semata mata untuk kepentingan rakyat dan aksi prakondisi ini mengingatkan kepada istansi terkait untuk mengklarifikasi atau mengindahkan tuntutan kami karna ini baru prakondisi jika memang tidak ada itikad baik maka besok atau lusa kami akan datang dengan massa yang lebih banyak bahkan kami berjanji akan mengawal kasus ini sampai pada rana hukum hingga sampai pelaku di tangkap dan di adili”, Jelas Sadiq.

Penulis : Muh. Fatni
Editor : Soni Vayzal