Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Dalam jumpa pers yang digelar di kantor DPC Partai Hanura, jalan Tumanurung Ruko Dirhamindo Kecamatan Somba Opu kabupaten Gowa, oleh Kuasa hukum Partai, Hasan, SH, MH, mengklarifikasi sekaligus menyampaikan Pernyataan Sikap terkait kasus yang menyebabkan nama baik salah satu anggota Caleg Hanura tercemar. Kamis (27/12/2018)

Sehubungan isu yang sudah beredar di masyarakat, mengakibatkan korban beserta keluarganya masih harus menanggung malu, pihak korban dalam hal ini, kader sekaligus merupakan caleg Partai Hanura Kabupaten Gowa, Hamka Daeng Tarru, masih belum puas dengan hasil keputusan pengadilan tempo hari.

Pasalnya melalui kuasa hukum Pertai Hanura, Hasan, SH,MH, didampingi Sekertaris DPC HANURA Kabupaten gowa Muhammad Rusli Hasan, SH, di depan awak media menyebutkan tindakan pelaku pencemaran nama baik terhadap seorang kader, sekaligus menyeret nama baik Partai tersebut, dilakukan oleh 3 orang oknum yang berstatus Aparatur Desa, tepatnya desa Bontoala, kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, kendati menurutnya yang menjalani proses hukum cuma 1 orang saja.

“Kami akan mempertanyakan kembali proses hukum mengenai kasus ini di Polsek, dan meminta Kepala Desa agar kiranya menghimbau kepada keluarga pelaku untuk menghentikan ucapan tidak terpuji terhadap korban, serta memberikan sanksi administratif kepada aparaturnya yang terbukti melakukan perbuatan keji dengan menyebarkan fitnah asusila tersebut”, tegasnya.

Menurutnya lagi, selain akan terus mengawal proses hukum yang sedang berjalan atas kasus pencemaran nama baik tersebut, DPC Hanura Gowa akan membentuk tim khusus, sesuai adanya dugaan kalau kasus ini berhubungan dengan Politik, terkait soal perolehan suara nantinya.

Penulis : Soni Vayzal
Foto : Jumriaty Lesse