Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Tersulut emosi karena tanah warisan, seorang pria bernama Abdul Kadir daeng Leo terpaksa harus meringkuk di balik jeruji besi. Bontonompo (24/12/2018)

Kasus yang menimpa Ana Daeng Sanga, yang mengakibatkan sobek telinga bagian kiri, disebabkan perkelahian antara suaminya Saharuddin daeng Limpo, dangan iparnya Abdul Kadir daeng Leo.

Hal tersebut dipicu soal pembagian tanah tatkala pelaku mendatangi rumah korban di kampung kalumpang dusun Alerang Desa Bontolangkasa Selatan Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa, guna membicarakan masalah pembagian tanah warisan sekitar sabtu siang, 22 Desember 2018.

Awalnya terjadi pertengkaran mulut yang hebat, dan akhirnya berujung perkelahian antara Abul Kadir daeng Leo, dengan saudaranya sendiri Saharuddin daeng Limpo.
Dalam perkelahian tersebut pelaku, dalam hal ini daeng Leo, karena tersulut emosi menghunuskan sebilah parang hendak menebas saudaranya sendiri, namun daeng Limpo menghindar, akan tetapi naas bagi istri daeng Limpo, yakni Ana daeng Sanga menjadi korban karena mencoba melerai namun terkena tebasan parang pelaku, sehingga korban mengalami luka sobek pada telinga sebelah kiri.

Saat ditemui awak media 24 Desember 2018 di kantor Polsek Bontonompo, pelaku hanya bisa tertunduk menyesali segala perbuatannya.
Sementara itu aparat Kepolisian Bontonompo telah menyita barang bukti berupa sebilah parang, topi caping dan baju korban. Pelaku sendiri dijerat pasal 351 ayat 2 subsider 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Penulis : Soni Vayzal (J)