Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Makassar, – Amanat UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, mengharuskan keterwakilan 30 persen perempuan dalam daftar caleg dipenuhi kontestan Pemilu 2019.

Masa tahapan kampanye telah berlangsung, dan tentu tidak disia-siakan, khususnya oleh para calon anggota legislatif (caleg) perempuan yang berlaga pada Pemilu 2019.

Ada banyak isu perempuan dan anak yang dapat disajikan untuk bisa meraih simpati pemilih perempuan, bahkan juga laki-laki. Misalnya soal kesehatan, keluarga, pendidikan, pengarusutamaan gender, tenaga kerja, usaha kecil dan menengah.

Sridevianti, caleg DPRD kota Makassar bertarung di Dapil 3 Tamalanrea dan Biringkanaya dengan nomor urut 9, terpanggil akan mengenai hal tersebut. Dalam moment pemilihan legislatif, Sridevianti akan teguh memperjuangkan visi misi Partai PBB dan juga perjuangkan kaum perempuan dan anak. “Saya memilih Partai PBB adalah terpanggil memperjuangkan hak-hak kaum perempuan dan anak. Kesetaraan maupun dedikasi dalam perjuangan wanita di masyarakat, saya kira haruslah lebih ditampilkan lagi,” urainya, Sabtu (8/12/2018).

Pentingnya parpol mendorong kader maupun caleg perempuan yang berkualitas. Calon-calon yang dipasang pun haruslah potensial. “Saya hadir disini, dalam artian diusung oleh partai (PBB), pastinya telah melalui berbagai tahap. Bukan hanya sekedar untuk memenuhi syarat partai saja, namun tetap bekerja agar kualitas perempuan lebih meningkat,” jelasnya, saat ditemui.

“Tujuan utama ketika terpilih nanti di parlemen, khususnya DPRD Kota Makassar, akan dapat melahirkan kebijakan-kebijakan yang melindungi hak-hak perempuan dan anak. Insya Allah,” ungkapnya.

Kader perempuan partai PBB yang berpotensial dalam berkarier dan akan memegang amanat rakyat ini, adalah mempunyai prinsip yang teguh dalam setiap perjuangan. Terbukti dalam lingkungan keluarga maupun setiap perjalanan karirnya dalam masyarakat serta dengan sahabat, telah berjuang dan berusaha sebagai perempuan mandiri yang bersahabat.

Pengembangan usaha serta program pendampingan, adalah suatu program khusus yang dilakukannya. Tujuan akhirnya meningkatkan produktivitas kerja dan meningkatkan kehidupan masyarakat.

Ditambahkannya, program ini bertujuan untuk menumbuhkan peluang berwirausaha bagi masyarakat prasejahtera dan pendidikan terbatas, khususnya kaum wanita.

“Kita ini kan ingin bersama-sama mendukung kemajuan hidup wanita, terutama wanita pengusaha mikro yang masih membutuhkan banyak fasilitas dan kesempatan untuk maju,” tutur Sridevianti.

Pemberdayaan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), akan menjadi salah satu fokus utama dalam bidang ekonomi, khususnya bagi perempuan kreatif dan data persentase terbesar ada pada peran perempuan dibidang ekonomi kreatif tersebut.

“Salah satu kerja keras yang telah saya lakukan adalah dengan metode kampanye inovatif, kreatif, dan edukatif,” tegasnya.

“Karena itu, ketika turun ke dapil, selalu melakukan diskusi yang lebih dekat secara emosional. Hadir dalam kegiatan masyarakat, untuk menyerap aspirasi pemilih dan meningkatkan trust pemilih kepada caleg perempuan. Ini saya kira lebih efektif dilaksanakan dalam menggalang jaringan di akar rumput,” pungkasnya. (Soni Vayzal)