Spread the love

MAKASSARNEWS.ID Palu – “Peringatan Maulid sebagai salah satu bukti kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Kita tidak pernah ketemu dengan Rasullulah. Jarak kita dengan beliau terpaut ribuan tahun, tetapi hal itu tak mempengaruhi keimanan kita untuk meneladani akhlak dan kepemimpinannya,”, pesan Sahran Raden.

Ustadz Sahran Raden S.Ag, S.H, MH. melalui hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah yang berlangsung di Posko lapangan NU Peduli Sulteng, di Petobo, Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Jum’at (23/11) malam.

Lanjut Sahran masih dalam pesan maulid mengatakan, setiap manusia adalah pemimpin, dimana nantinya kita akan diminta pertanggungjawaban. Olehnya itu pilihlah pemimpin yg selalu hadir untuk rakyat, bukan pemimpin yg hanya datang saat terjadi bencana.

Maulid yang kali pertama diselenggarakan di Posko pengungsian NU tersebut antusias dihadiri ratusan warga pengungsi Petobo dengan mengusung tema yakni ” menjadikan teladan Nabi Muhammad SAW untuk untuk pemilu yang Rahmatan lil Alamin”.

Sementara itu, terselenggaranya dan suksesnya perayaan hari lahirnya Rasullullah SAW sekaligus sosialisasi Pemilu atas kerjasama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulteng diketuai Sahran Raden S.Ag, SH,MH yang tak lain adalah warga Nahdliyin (NU). (Ibrahim)