Spread the love

MAKASSARNEWS.ID Gowa Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta baru-baru ini meninjau langsung rencana pelebaran jalan provinsi di pertigaan patung massa, antara jalan kacong daeng lalang, jalan Tombolo dan jalan Andi Tonro.

Bupati Gowa mengatakan bahwa rencana pelebaran jalan dilakukan untuk mengurai kemacetan. “Jalan ini akan dilebarkan untuk mengatasi kemacetan”, kepada wartawan (21/11)

Saat berkoordinasi dengan warga yang terkena dampak pelebaran jalan, bupati mengharapkan kerjasamanya. ” Jalan akan kami lebarkan hingga satu setengah meter, sehingga jalur dua arah bisa maksimal”, ungkap bupati kepada salah seorang warga.

Patung massa, yang jadi simbol jalan warga sekitar menurut bupati akan dihilangkan agar pelebaran jalan bisa maksimal. “Patung massa itu juga sebenarnya tidak etis karena menghakimi orang”, tuturnya saat berbincang bersama warga.

Mantan camat di era Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa patung massa adalah simbol jalan warga arah dari kota Makassar. ” Waktu saya jadi camat, sebelum ada patung massa, disitu ada tugu jam dinding. Patung massa dibuat saat forum warga meminta saya untuk membuatnya”, ungkapnya kepada media.

Dikonfirmasi kembali, bupati Gowa yang didampingi Kadis PU, Dirut PDAM Kabupaten Gowa dan beberapa staf bupati, mengatakan bahwa anggaran pelebaran jalan akan dialokasikan pada 2019 mendatang. “Mengingat jalan sudah tidak memadai dengan jumlah kendaraan, maka akan dilakukan pelebaran. Kedepannya akan diberlakukan satu arah pada beberapa jalan”, kepada media. (Soni)