Spread the love

AKASSARNEWS.ID – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto membuktikan kembali keberhasilannya memimpin kota makassar dengan diraihnya penghargaan kota sehat tingkat nasional. Danny yang berlatarbelakang arsitek ini berhasil meraih penghargaan dengan memperoleh peringkat wistara pada kabupaten dan kota sehat dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54.

“Alhamdulillah, Makassar kembali meraih penghargaan dari Kemenkes, ini menjadi bukti Makassar berada dalam on the track khususnya pada bidang kesehatan,” ucap Danny, usai melakukan upacara HKN di Lapangan Rujab Gubernur Sulsel (13/11/2018).

Hasil yang dicapai tentu dengan kerja keras Pemkot Makassar melalui program-program inovasi yang dicanangkan, utamanya sektor kesehatan. Seperti home care hingga lorong sehat (longset).

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan tema yang diangkat pada tahun ini “Aku Cinta Sehat”, dengan subtema “Ayo Hidup Sehat Mulai Dari Kita”.

Tema ini sejalan dengan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga
(PIS-PK), yang menekankan pada upaya promotif dan preventif sebagai pendekatan pembangunan kesehatan.

“Kesempatan ini juga merupakan momentum yang baik untuk kita merenungkan dan introspeksi terhadap apa yang telah kita capai dalam pembangunan kesehatan,” kata Nurdin Abdullah menyampaikan sambutan seragam Menteri Kesehatan RI.

NA menyebutkan, banyak daerah yang melakukan contoh baik, ada diantaranya, health care center, ambulance mobile, ada lagi inovasi daerah lainnya. Salah satunya Kota Makassar dengan program Home Carenya.

“Tentu kita berharap, kabupaten yang masih tinggi status gizi rendah, terus kematian ibu melahirkan dan kematian anak, ya kenapa kita tidak melihat daerah-daerah yang bisa menurunkan angka kematian ibunya, kita jangan malu mencontoh dan jangan malu membuat sebuah terobosan dari hasil pengembangan orang, yang penting bagi kita, ini adalah program kemanusian,” paparnya.

Pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan, seperti motivator donor darah sukarela, daerah dengan jumlah pemilik terbanyak JKN secara mandiri, tenaga dokter teladan, tenaga perawat teladan, tenaga bidan teladan. (*/red))