Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Dalam rangka menindak lanjuti hasil keputusan Kemendristekdikti terkait surat perpanjangan Sanksi UIT selama sebulan yang harusnya berakhir pada tanggal 8 November 2018, Forum Alumni UIT yang dinahkodai oleh Adhi Bintang, SH melakukan gerak cepat dengan melaksanakan Mediasi yang digagas Oleh Forum Alumni UIT yang menghadirkan Berbagai Elemen yang terkait Dengan Masalah UIT, diiantaranya Kemendristekdikti Melalui Jajaran LLDikti.

Plt, Rektor Univeristas Indonesia Timur Dan Ketua Yayasan Universiatas Indonesia Timur, merencanakan agenda untuk menyamakan Visi dalam hal melepaskan UIT dari problem yang membelit.

Dalam mediasi yang dilaksanakan, berbagai masukan disampaikan oleh beberapa perwakilan forum alumni, termasuk Ashari Bakri.S.Psi.M.Psi.

Selain Anggota Forum, Ashari juga adalah Sekjen Ikatan Alumni UIT. “Saya tidak meragukan kapabilitas tenaga pekerja UIT dalam aspek administratif, sehingga dalam kurung waktu yang tersisa dalam surat perpanjangan sanksi UIT ini, saya sangat yakin sanksi yang sifatnya Administratif tentunya bisa dilewati tentunya dengan pola pola kerja profesionalisme.

Selain itu, Faisal Saharuddin, SE Mengatakan bahwa UIT akan lepas dari jeratan sanksi ini jika benar-benar ada niat tulus untuk memperbaiki UIT agar lebih baik kedepan tanpa merugikan banyak kalangan lagi khususnya mahasiswa.

“Dalam mediasi ini terkesan sangat kekeluargaan namun tidak mengabaikan hal-hal yang pokok yang menjadi agenda pertemua tersebut”, Tutur Faisal.

Koordinator Forum Alumni UIT menegaskan bahwa forum alumni tentunya hadir untuk berkontribusi aktif untuk membantu menyelesaikan problem Yang tengah dihadapi UIT hari ini.

Dengan Menyodorkan Rekomendasi yang juga menjadi kesepakatan antara Pihak Forum Alumni UIT .Rektorat Dan juga Yayasan UIT, dimana pointnya adalah :
1. Dalam hal pengelolaan managemen UIT harus mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku dan mengacu pada statuta Universitas Indonesia Timur
2. Dalam Hal pengangkatan jabatan struktural dan tenaga, pengajar harus berdasar standar Kompetensi SDM.
3. Managemen Harus Profesional dalam hal pengelolaan Kampus UIT.
4. Penggajian Staff /Tenaga pengajar harus lebih manusiawi
5. Memperjelas Kewenangan Antara Yayasan Dan Rektorat UIT.
6. Dalam pelaksanaan Managemen UIT harus lebih transoaran dan akuntabel
7. Mempermudah proses pemindahan Mahasiswa UIT yang meminta untuk pindah

kesepakatan yang ditandatangani Oleh Koordinator Forum Alumni.Ket.Yayasan UIT dan Plt.Rektor UIT.

Forum Alumni UIT menegaskan bahwa dalam hal perbaikan Managemen UIT harus dilakukan pengawalan secara konfrehensif, baik dari jajaran LLDikti Maupun Forum Alumni UIT melalui team khusus yang dibentuk untuk bertugas memantau dan membantu kelengkapan secara administratif UIT, agar tanggal 8 Desember 2018 nanti tidak ada lagi perpanjangan sanksi atau pencabutan izin UIT. Melainkan pencabutan Sanksi UIT .

Kepala LLDikti, Prof. Jasruddin mengucapkan terima kasih atas atensi dari forum alumni yang memiliki niat baik memediasi semua elemen untuk duduk bersama membahas langkah tekhnis penyelesaian masalah UIT.

“Saya meminta agar menahan diri untuk tidak menyebar berita-berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan agar tidak menimbulkan multipersepsi ditengah masyarakat mengenai masalah UIT”, tutur Profesor.

Dirinya mengajak semua elemen untuk tenang dan fokus menyelesaikan masalah sesuai dengan tupoksi masing-masing. Hal ini direspon baik oleh ketua yayasan dan Plt.Reltor UIT, bahkan ketua yayasan UIT, Aminuddin.SH.MH. menyatakan siap melakukan apa saja untuk melepaskan UIT dari masalah yang membelit, tentunya dengan koridor-koridor yang telah diatur dalam undang-undang. (Andi Edi)