Spread the love

MAKASSARNEWS.ID Bandung Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial Republik Indonesia, Andi Hanindito, membuka sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Sosialisasi Rancangan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia di Hotel Marbella Suites Bandung, Rabu (31/10/2018).

Andi menyampaikan bahwa “Keberadaan Undang-Undang No. 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia saat ini perlu direvisi karena belum sepenuhnya mengakomodir pemenuhan hak lanjut usia”, tutur Andi. Sehingga hal tersebut memerlukan beberapa langkah seperti, Menyusun Naskah Akademik, Melakukan Penyelarasan Naskah Akademik dengan Kementerian/Lembaga terkait, Melakukan Penyusunan draft RUU dan Penyempurnaan Penyusunan draft RUU.

Acara ini dilaksanakan untuk yang ke-lima kalinya dengan menghadirkan Anggota Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily. Ace Hasan, dalam sambutannya menyebut bahwa diperlukan kebijakan legislatif bagi penanganan lanjut usia. Lanjut usia yang sehat dan mandiri akan tetap produktif sebagai bagian dari sumber ekonomi. “ Peningkatan jumlah lanjut usia akan diikuti oleh  penurunan _support ratio_ (perbandingan antara pekerja dan lanjut usia)”, tambah Ace.

Hasil sensus penduduk tahun 2010 menunjukkan bahwa Indonesia termasuk lima besar negara dengan jumlah penduduk lanjut usia terbanyak di dunia, yang saat ini mencapai jumlah sebesar 18,1 juta jiwa atau 7,6 persen dari total penduduk. Badan Pusat Statistik (2013) memproyeksikan, jumlah penduduk lanjut usia (60+) diperkirakan
akan meningkat menjadi 27,1 juta jiwa pada tahun 2020, menjadi 33,7 juta jiwa pada tahun 2025 dan 48,2 juta jiwa pada tahun 2035.

Dengan adanya penambahan lanjut usia tersebut, Komisi VIII DPR RI memberi dukungan Revisi UU No. 13 Tahun 1998
tentang Kesejahteraan Lanjut Usia dapat segera disampaikan dan masuk
dalam Prolegnas baik melalui usul Masyarakat maupun menerima aspirasi pentingnya perubahan UU Nomor 13 Tahun 1998 tersebut.

Pimpinan Komisi VIII DPR RI pada tgl 1 Oktober 2018 sudah bersurat ke Baleg DPR RI, mengusulkan Perubahan UU No 13 Th. 1998 menjadi Prioritas Legislatif, dan diharapkan pada akhir tahun 2018 dapat dibentuk Panja
Penyusunan Revisi UU No. 13 Tahun 1998.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan bantuan Pemenuhan Hak Hidup Layak dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia bagi  30 orang Lanjut Usia yang masing-masing menerima bantuan dana sebesar Rp 500.000; dengan total bantuan sebesar Rp 15.000.000; diserahkan Anggota Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily kepada Dinas Sosial Kota Bandung.

Kegiatan Sosialisasi Rancangan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia ini dihadiri 53 orang yang terdiri dari peserta pusat, perwakilan daerah terkait, Komda Lansia, dan LKS lanjut Usia Kabupaten Bandung Barat. (*)