Spread the love

MAKASSARNEWS.ID gowa – Tahun ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menerima hampir 1000 usulan unit kerja dari berbagai instansi pemerintah untuk ditetapkan sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Dari sejumlah instansi,  yang menarik adanya antusiasme dari tiga institusi penegak hukum di tanah air, yakni Polri, Banyaknya instansi yang diusulkan ini tak lepas keberhasilan unit Kerja Polri yang ditetapkan sebagai WBK, dan WBBM.

AKBP Rinto Silitonga yang memimpin langsung gelar apel menyampaikan bahwa pentingnya mengikuti WBK. “Tidak semua polres mampu mengikuti seleksi WBK. Kita bisa lolos dan itu membuktikan kemampuan Polres Gowa”, ungkapnya menyemangati personil Gowa (30/10/2018).

Polres Gowa yang kini mengikuti seleksi WBK semakin menunjukkan hasil. Hal ini dibuktikan dengan keseriusannya melakukan yel-yel untuk menyemangatkan para personilnya.

Dalam penilaian Zona Integritas menuju WBK/WBBM, ada 6 aspek yang dinilai yakni manajemen perubahan, manajemen SDM, pelayanan publik, tata laksana, akuntabilitas serta pengawasan.

Untuk diketahui unit kerja yang mengikuti WBK, terdiri atas Polres, Rumah Sakit, Kantor Pelayanan Pajak, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara, Kantor Pelayanan Bea dan Cukai, Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perijinan dan lain-lain.

Unit kerja pelayanan percontohan ini (WBK/WBBM) akan menjadi role model bagi unit kerja lainnya dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan budaya anti-korupsi. Bagi unit kerja yang sudah ditetapkan sebagai WBK dan WBBM, diminta untuk menyebarkan contoh yang baik kepada unit kerja lainnya. Selain itu, mempertahankan integritas dan memperketat pengawasan, menjaga kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. (Albar)