Spread the love

 

MAKASSARNEWS.ID – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar menggelar press release pemusnahan barang bukti Narkotika jenis sabu dan ganja yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika, S.Ik di Lapangan Mapolrestabes Makassar (24/10/2018).

Barang bukti yang akan dimusnakan berupa sabu-sabu yang diperoleh dari lk SG dengan berat awal 1884,5 g kemudian disisihkan 8,8 g untuk pemeriksaan Labfor sehingga total yang akan dimusnakan seberat 1875,5 g dan yang kedua barang bukti yang ditemukan dari tsk lk AJ dan Dg Nompo dengan menggunakan paket jasa pengiriman JNE berupa ganja seberat 4650,3 g dan disisihkan untuk pemeriksaan Labfor sebanyak 13,199 g sehingga total berat barang bukti ganja yang akan dimusnakan 4637,1007 g.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar mengungkapkan bahwa barang bukti ganja tersebut berupa pesanan dari Coklat yang merupakan narapidana di Rutan Kelas I Kota Makassar.

Kompol Diari Astetika, S.Ik menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti kali ini sama seperti dengan  standar yang lain serta menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Provinsi Sulawesi Selatan dengan menggunakan insinilator mobile.

“Dari jaringan tersangka lk SG, Sat Narkoba Polrestabes Makassar masih melakukan pengejaran terhadap tersangka I yang sampai saat ini masih menjadi target operasi”, ujar Kompol Diari.

Sesuai dengan amanat dalam pasal 75 huruf K dan pasal 91 UU RI N0. 35 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Narkotika, barang bukti tindak pidana Narkotika harus dilakukan pemusnahan setelah mendapatkan ketetapan pemusnahan barang bukti dari Kejari setempat.

Diketahui, kasus Narkoba pada Tahun 2018, dari bulan Januari sampai Oktober 2018 Polrestabes Makassar telah berhasil mengungkap sebanyak 298 kasus dengan jumlah tersangka 429 orang. Bandar sebanyak 52 orang, kurir, 147 orang dan pengedar sebanyak 230 orang. (Albar)