Spread the love

MAKASSARNEWA.ID Jakarta Kampanye negatif belakangan ini marak beredar di media sosial maupun media online. Merespon hal tersebut, Mabes Polri menyatakan kampanye negatif boleh, selama tidak ada yang komplain atau keberatan.

Apabila ada yang komplain dan merasa dirugikan, maka Polri akan menindak tegas berdasarkan hukum yang berlaku.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Drs. Setyo Wasisto menjelaskan, kampanye negatif (negative campaign) berbeda dengan kampanye hitam (black campaign).

Kampanye hitam jelas bisa dipidana, karena cenderung berbau fitnah dan kebohongan. Sementara Kampanye Negatif tentang kelemahan-kelemahan seseorang, kemudian diekspose. Apabila yang bersangkutan merasa nyaman dan tidak peduli, tidak menjadi masalah.

“Kalau yang bersangkutan tidak nyaman dan merupakan katakan aib orang yang dieskpose, ya tidak boleh. Negative campaign kan gitu, mengeksploitasi kekurangan dan kelemahan seseorang,” jelas Kadiv Humas Polri. (*)