Spread the love

MAKASSARNEWS.ID Luwu Timur – Sejumlah warga turun di jalan yang menamakan dirinya Forum Jaringan Komunikasi Masyarakat Lingkar Tambang Indonesia (FJKM-LTI), melakukan aksi unjuk rasa di Gate, satu plan site PT. Vale Indonesia Tbk di Enggano, Kacamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (23/10/2018).

Dalam aksi tersebut, para pendemo mengkecam dan menuntut pihak PT. Vale agar memberdayakan masyarakat lokal dalam hal rekrukment tenaga kerja dan, sekaligus mempertanyakan tentang UUD 1945 pasal 33, serta Kepres No. 745 tahun 1995 tentang kontrak karya, termasuk Perda No. 29 tahun 2011 pasal 43 tentang pemberdayaan.

Menurut sumber, setelah puluhan tahun perusahaan PT. Trakindo beroperasi dibawah naungan PT. Vale Tbk sampai saat ini, belum ada masyarakat lokal dijadikan karyawan.

“Pihak perusahaan tidak memberdayakan masyarakat, akan ada duri tepat dijantung dalam aktifitasnya,” Ungkap Hamrullah, Koordinator lapangan.

Para pendemo berorasi secara bergantian, usai melakukan orasi massa pun membubarkan diri secara tertib. Dan hingga berita ini diturunkan, pihak PT. Vale belum dapat dimintai keterangan resmi terkait tuntutan pendemo. (Albar)