Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Puluhan mahasiswa Uniersitas Indonesia Timur (UIT) Makassar yang berangkat aksi ke Kementrian Risetdikti di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan akhirnya lega, setelah menuai hasil yang diinginkan.

Setelah beberapa malam nginap di halaman kantor kementrian risetdikti, Keinginan mahasiswa UIT makassar akhirnya di penuhi oleh pimpinan kementrian risetdikti jakarta.

Toto prasetyo direktur pembinaan kelembagaan perguruan tinggi dalam pernyataannya sebagaimana keinginan atau tuntutan mahasiswa UIT makassar yakni; memindahkan mahasiswa uit makassar ke PTS yang layak dan berstandar nasional tanpa biaya pemindahan, Bersedia mengawal mahasiswa UIT makassar untuk menuntut ganti rugi biaya pendidikan selama di UIT Makassar tentunya di lengkapi dengan bukti pembayaran.

Selain itu, pihak kemenristek dikti juga mengeluarkan surat legitimasi ijazah alumni UIT Makassar di instansi pemerintahan dan tentunya tetap dapat menggunakan ijazahnya untuk lanjut ke PTN atau PTS.

“Kemenristek dikti harus merealisasikan keinginan kami sebelum izin pendirian kampus UIT Makassar di cabut pada tanggal 8 november 2018 nanti”, teriak Muhtar Azis yang ditunjuk menjadi Jenderal lapangan.

Pernyataan pimpinan kemerisetdikti ini juga sempat dihadiri oleh Basri Wello Rektor UIT Makassar dan Prof. Jasruddin Pimpinan L2Dikti sulselbar

Sekedar di ketahui, kampus UIT Makassar akan di tutup pada tanggal 8 November 2018 karena Kementrian dikti menemukan banyak pelanggaran dan UIT Makassar di anggap tidak mampu menyelasaikan masalah yang mengacu pada standar nasional perguruan tinggi selama enam bulan yang telah di keluarkan kementrian risetdikti. (Rusli)