Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Dinas Pendidikan Kota Makassar membagikan Juknis Tunjangan Guru Non PNS Madrasah Tahun 2018 atau sebutan lain Insentif untuk Guru Non PNS Madrasah Tahun 2018 ini sesuai dengan SK Dirjen Pendis Nomor 484 Tahun 2018.

Sesuai dengan SK Dirjen Pendis Nomor 484 Tahun 2018 Tentang Juknis Pemberian Tunjangan Insentif Bagi Guru Bukan Pegawai Negeri (Non PNS) Pada Madrasah Tahun 2018,  bahwa guru dapat mendapatkan Tunjangan insentif jika telah memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditentukan pemerintah.

Dibawah ini Admin kutipkan beberapa poin yang terdapat dalam SK Dirjen Pendis Nomor 484 Tahun 2018 Tentang Juknis Pemberian Tunjangan Insentif Bagi Guru Bukan Pegawai Negeri (NON PNS) Pada Madrasah Tahun 2018.

Persyaratan Penerima Insentif Guru

Tunjangan insentif guru sebagaimana diatur dalam SK Dirjen Pendis Nomor 484 Tahun 2018 diberikan kepada guru yang memenuhi persyaratan, yakni guru Non PNS di RA atau madrasah, aktif mengajar di RA atau Madrasah dan terdaftar di Simpatika, belum lulus sertifikasiMemiliki NPK (Nomor PTK Kemenag) atau NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan).

Selain itu, aktif mengajar di satminkal binaan Kemenag minimal 2 tahun berturut-turut, memenuhi kualifikasi pendidikan minimal S1 atau D-IV, bertugas pada Ra atau madrasah yang memiliki izin operasional penyelenggara pendidikan dari Kemenag.

Bukan penerima bantuan sejenis yang dananya bersumber dari DIPA Kemenag, belum memasuki usia pension, tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain madrasah Kementerian Agama dan tidak merangkap jabatan di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif

Karena salah satu syarat harus terdaftar aktif di Simpatika maka para calon penerima wajib untuk memiliki bukti keaktifan sebagai guru pada semester berjalan berupa print out S25a atau Kartu PTK dari Simpatika dan Cetak Surat Keputusan Layak Tunjangan Insentif Guru Madrasah Bukan PNS dari Simpatika (fitur akan segera dimunculkan di Simpatika).

Besarnya Tunjangan Insentif

Tunjangan insentif bagi guru Non PNS dibayarkan sebesar Rp250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) perorang perbulan. Bagi guru yang mengajar di dua madrasah atau lebih tetap hanya dibayarkan Rp250.000 perbulan saja. Sehingga tidak diperkenankan seorang guru menerima tunjangan insentif ganda. (*)