Spread the love

MAKASSARNEWS.ID – Korban gempa dan tsunami yang menerjang Provinsi Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu menyisakan duka yang mendalam, sejumlah pengungsi yang mencapai puluhan ribu terpecah hingga keluar provinsi, salah satunya ke Provinsi Sulawesi Selatan.

Kedua keluarga, Fatima dan Rismawati bersama bayi berumur satu bulan yang menjadi korban gempa terpaksa dievakuasi ke luar Sulteng lantaran tak bisa beraktivitas setelah rumahnya miring dan retak oleh gempa dan disusul oleh likuifasi.

Petugas Dinsos Kabupaten Gowa yang dikawal langsung Kepala Bidang, Hijrawati yang menemui kedua korban dan melakukan pendataan. Dan saat dikonfirmasi mengatakan akan melakukan tindakan tanggap darurat.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pendataan. Dan sudah lebih dari seratus kepala keluarga sudah kami data yang ditotalkan hingga 700 lebih pengungsi” (12/10/2018).

Sejumlah bantuan berupa makanan dan pakaian layak pakai yang salurkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Gowa diserahkan oleh Hijrawati kepada kedua pengungsi ini. “Kami ucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan oleh Pemkab Gowa”, ungkap Rismawati. (Albar)